Selasa, 23 Oktober 2012

Published Selasa, Oktober 23, 2012 by with 0 comment

Tugas : Analisis Website E-Goverment Kabupaten Pacitan

Analisis menurut KOMINFO (2003)

1. Selayan Pandang

Pada website Kabupaten Pacitan terdapat penjelasan mengenai: 
  • Sejarah : Pada Webiste Kabupaten Pacitan menjelaskan sekilas tentang sejarah Kabupaten Pacitan, namun hanya sebatas asal usul nama Pacitan berasal. 
  • Moto : Tidak ada moto dari Kabupaten Pacitan. 
  • Makna lambang : Pada website Kabupaten Pacitan sudah menjelaskan arti dari bentuk atau gambar lambang Kabupaten ini. 
  • Visi dan misi : Visi dan Misi dari Kabupaten Pacitan sudah dideskripsikan dengan jelas pada website ini. 
  • Kondisi Sosial : Menjelaskan kondisi social yang mencakup jumlah pekerja, panti asuhan, penyandang cacat dan perkembangan pemukiman di Kabupaten Pacitan. 
  • Rute Pacitan : memberikan informasi mengenai rute-rute jalan untuk mencapai Kabupaten Pacitan. 
  • Prestasi dan Penghargaan : memberikan informasi mengenai penghargaan-penghargaan yang pernah didapat oleh Kabupaten Pacitan. 

2. Pemerintahan Daerah 

Dalam website Kabupaten Pacitan, penjelasan pemerintahan daerahnya cukup lengkap yang terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, anggota eksekutif, anggota legistatif, nama-nama pejabat daerah berikut alamat dan teleponnya. 

3. Geografis

Informasi yang ditemukan di website Kabupaten Pacitan adalah keadaan daerah geografi, topografi, demografi, jenis tanah, dan keadaan geologi. 

4. Peta Wilayah dan Sumber Daya

Pada website Kabupaten Pacitan hanya menjelasakan mengenai rute-rute jalan untuk mencapi Kabupaten Pacitan dan jumlah rumah tangga. 

5. Peraturan/Kebijakan Daerah


Pada website Kabupaten Pacitan ini sudah tersedia Peraturan-peraturan daerah yang ada, dengan menyajikan fasilitas untuk mendownloadnya. 

6. Buku Tamu


Masukan-masukan pengunjung dari situs Kabupaten Pacitan ini berupa form pesan. 

Analisis Menurut Unit Analisis E-Government dan Kategorisasi 

Analisis yang kedua yang dilakukan terhadap situs web pemerintah Kota Malang adalah dari segi unit analisis e-government dan kategorisasinya.hasil analisisnya akan ditampilakn pada table dibawah ini : 

No.
Unit Analisis
Bobot Nilai
Kategori
Bobot Nilai
Jumlah Total
%Nilai Total
1
Informasi menu utama dalam website

25%
Potensi daerah
Komoditas Utama
Kualitas SDM
40%
27%
21%

88%

22%
2
Informasi tambahan dalam fasilitas website

20%
Tahap I
Tahap II
Tahap III
12%
24%
45%

81%

16.2%
3
Penyedia hubungan

15%
G2C
G2B
G2G
28%
0%
0%

28%

4.2%
4
Aksesibilitas

10%
<10 detik
10-30 detik
>30 detik

63%

63%

6.3%
5
Desain

10%
Animasi
Grafis
Teks lengkap
18%
15%
36%

69%

6.9%
6
Jumlah tingakatan informasi

20%
1 Tingkat
2 Tingkat
3 Tingkat
4 Tingkat
0%
15%
17.5%
17.5%

50%

10%

JUMLAH
100%



65.6%


Keterangan range : 1-5 : Tidak Bagus; 6-7 : Cukup Bagus; 8-10: Bagus.

Keterangan : 

1. Informasi menu utama dalam website e-goverment Kabupaten Pacitan


1) Potensi Daerah 

Nilai bobot website ini adalah 9, sehingga nilainya 9/10 * 40% = 36%. Pada website ini sudah dijelaskan dengan rinci tentang potensi daerah yang terdapat di Kabupaten Pacitan yang mencakup obyek wisata, perikanan, perdagangan, dan industri. 

2) Komoditas Utama 

Nilai bobot website ini adalah 9,sehingga nilainya 9/0 * 30% = 27%. informasi yang diberikan tentang hasil utama dijelaskan secara terperinci. 

3) Kualitas SDM 

Nilai bobot website ini adalah 7, sehingga nilainya 7/10 * 30% = 21%. Informasi tentang jumlah penduduk sudah terdapat pada website ini. Namun data ini tidak dapat di download. 

2. Informasi tambahan dalam fasilitas website 

1) Tahap I 

Nilai bobot website ini adalah 6, sehingga nilainya 6/10*20=12%. Website ini memberikan informasi mengenai informasi tambahan mengenai fasilitas pendidikan yang berisi jumlah sekolah negri dan swasta, jumlah guru dan murid. 

2) Tahap II 

Nilai bobot website ini adalah 8, sehingga nilainya 8/10*30=24%. Website ini memberikan informasi tambahan mengenai data pedagang pasar, harga sembako dan koperasi. 

3)Tahap III 

Nilai bobot website ini adalah 9 sehingga nilainya 9/10*50=45%. Pada website ini dijelaskan mengenai kegiatan pemerintah Kabupaten Pacitan pada halaman utama yang dikemas dalam bentuk artikel dan diperbaharui oleh pengelola website tersebut. Dan juga menjelasakn kegiatan-kegiatan dari berbagai sektor misalnya kesehatan, pengairan, transportasi, olahraga, tempat ibadah, hotel dan hiburan. 

3. Penyediaan hubungan 

1) G2C 

Nilai bobot website ini adalah 7, sehingga nilainya 7/10 x 40% = 28%. Pada website ini sudah ada kotak saran atau kritik sebagai media penyaluran inspirasi masyarakat dan adanya info mnegnai kontak sms center Bupati guna menyalurkan pengaduan ataupun inspirasi masyarakat. Pada website ini juga terdapat surat-surat perizinan yang dapat langsung di download namuan dsini hanya menjelaskan surat perizinan dan syarat – syarat perizinan saja contohnya seperti izin usaha jasa konstruksi, izin gangguan dan lain – lain tetapi masyarakat atau publik tidak bisa mengurusnya secara online. 

2) G2B 

Nilai bobot website ini adalah 0, sehingga nilainya 0/10 x 30% = 0%. Pada website ini tidak mempunyai informasi kerjasama dengan perusahaan lain. 

3)G2G 

Nilai bobot website ini adalah 0, sehingga nilainya 0/10 x 30% = 0%. Pada website ini terdapat informasi mengenai kerja sama antar kebupaten Pacitan dengan kabupaten atau kota lainya. 

4. Aksesbilitas

Nilai bobot website ini adalah 9, sehingga nilainya 9/10 *70% = 63%. . Kecepatan akses untuk menampilkan setiap menu tergolong cukup cepat karena kecepatan aksesnya 8.6 sec. (Perhitungan dilakukan dengan layanan situs http://loads.in/

5. Design


1) Animasi 

Nilai bobot website ini adalah 6, sehingga nilainya 6/10 x 30% = 18%. Pada website ini terdapat gambar aparat-aparat kabupaten Pacitan yang dikemas dengan animasi alpha, juga ada beberpa teks berjalan yang membawakan sekilas info atau pun pengumuman. 

2) Grafis 

Nilai bobot website ini adalah 5, sehingga nilainya 5/10 x 30% = 15%. Pada website perpaduan warna yang digunakan konstan namun terlihat terlalu sederhana. Penempatanya pun terlalu dekat. 

3) Teks Lengkap 

Nilai bobobt website ini : 8 dengan perhitungan 8/10 x 40% = 36% karena informasi yang dibutuhkan user sudah cukup jelas dan mudah dimengerti dengan menggunakan pembahasan yang lengkap dan bahasa yang baku. 

6. Jumlah tingkatan informasi 


1) Tingkat 1 

Nilai bobot website ini adalah 0, sehingga nilainya 0/10 x 25% = 0%. Pada website ini tidak memberikan informasi tentang tempat publik yang dapat menggunakan internet secara gratis atau tempat mengakses situs web e-goverment ini. 

2) Tingkat 2 

Nilai bobobt website ini : 6 dengan perhitungan 6/10 x 25% = 15% karena pada situs website ini cukup menampilkan informasi secara interaktif dengan adanya forum diskusi, dan buku tamu, walaupun belum digunakan dengan maksimal. 

3) Tingkat 3

Nilai bobobt website ini : 7̸10 x 25% = 17,5% karena pada situs website ini tidak ada transaksi layanan publik tetapi yang disajikan hanya berupa informasi saja.. 

4) Tingkat 4 

Nilai bobobt website ini : 7̸10 x 25% = 17,5% karena hubungan antara G2B, G2C dan G2G yang disampaikan hanya berupa informasi saja dan tidak interaktif.
Read More
Published Selasa, Oktober 23, 2012 by with 1 comment

Tugas : Analisis web e-goverment

1. PENDAHULUAN 

Penerapan aplikasi web telah meluas ke berbagai bidang, mulai dari perbankan, asuransi, bisnis, manufaktur, pendidikan dan pemerintahan. Dalam dunia pemerintahan, aplikasi web digunakan dalam banyak hal diantaranya untuk publikasi informasi tentang daerah, potensi investasi, dan berbagai informasi lainnya yang dapat diakses oleh semua pihak. Keharusan pembangunan situs web disetiap Pemerintahan Daerah Kabupaten dan Kota merupakan tuntutan akan informasi yang cepat dan terupdate setiap waktu. 

Web disetiap Pemerintahan Daerah Kabupaten dan Kota dapat membantu terbentuknya pemerintahan yang bersifat Good Governance dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Manfaat yang didapat dari web di setiap Pemerintahan Daerah Kabupaten dan Kota adalah adanya semangat keterbukaan dan pemberdayaan masyarakat, ketersediaan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat sebagai bentuk keterbukaan (transparansi) sehingga hubungan antar berbagai pihak menjadi lebih baik. Sedangkan informasi berupa data potensi daerah, statistik dan peluang usaha disajikan untuk kalangan bisnis maupun investor, sebagai upaya daerah meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). 

Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2003 yaitu mengeluarkan panduan isi pembangunan situs web Pemerintah Daerah. Tapi sayangnya pembuatan panduan tersebut dibuat dengan cara menganalisis 90 situs Pemerintah Daerah, dimana kondisi pembangunan web Pemerintah Daerah yang saat itu hingga saat ini masih terkesan asal jadi saja. Semestinya Pemerintah dalam membuat standarisasi isi situs web Pemerintah Daerah didasarkan pada Undang-Undang yang berlaku, bukan didasarkan dengan cara menganalisa 90 situs yang sebelumnya dibuat dengan inisiatif masing-masing dan terkesan sia-sia. Hal ini diperburuk lagi dengan tidak dijadikannya panduan yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai acuan oleh Pemerintah Daerah dan pengembang dalam pembuatan isi situs web Pemerintah Daerah. 

Penelitian ini akan membahas usulan standarisasi kebutuhan dari isi minimal situs web Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang seharusnya dan sebaiknya ada pada sebuah web resmi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Isi Minimal Situs Web Pemerintah Daerah Versi DEPKOMINFO

Berdasarkan hasil pengamatan pada 90 (sembilan puluh) situs web Pemerintah Daerah dan hasil Jajak Pendapat pada 90 (sembilan puluh) pengelola situs website Pemerintah Daerah, isi minimal pada setiap situs web Pemerintah Daerah yang dibuat oleh DEPKOMINFO adalah sebagai berikut:

1) Selayang Pandang 

Menjelaskan secara singkat tentang keberadaan Pemerintah Daerah bersangkutan (sejarah, motto daerah, lambang dan arti lambang, lokasi dalam bentuk peta, visi dan misi).

2) Pemerintahan Daerah 

Menjelaskan struktur organisasi yang ada di Pemerintah Daerah bersangkutan (eksekutif, legislatif) beserta nama, alamat, telepon, e-mail dari pejabat daerah. Jika memungkinkan biodata dari Pimpinan Daerah ditampilkan agar masyarakat luas mengetahuinya.

3) Geografi 

Menjelaskan antara lain tentang keadaan topografi, demografi, cuaca dan iklim, sosial dan ekonomi, budaya dari daerah bersangkutan. Semua data dalam bentuk numeris atau statistik harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya.

4) Peta Wilayah dan Sumberdaya 

Menyajikan batas administrasi wilayah dalam bentuk peta wilayah (sebaiknya digunakan peta referensi yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional – Bakosurtanal, atau instansi pemerintah lainnya yang mempunyai tugas pokok dan fngsi pembuat peta), dan juga sumberdaya yang dimiliki oleh daerah bersangkutan dalam bentuk peta sumberdaya (digunakan peta referensi yang dikeluarkan oleh instansi pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi pembuat peta) yang dapat diguna-kan untuk keperluan para pengguna.

5) Peraturan/Kebijakan Daerah 

Menjelaskan Peraturan Daerah (Perda) yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah bersangkutan. Melalui situs web pemerintah daerah inilah semua Perda yang telah dikeluarkan dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas.

6) Buku Tamu 

Tempat untuk menerima masukan dari pengguna situs web pemerintah daerah bersangkutan. 

Selain isi minimal seperti tersebut diatas, DEPKOMINFO menyatakan bahwa isi lainnya yang akan disajikan pada suatu situs web Pemerintah Daerah diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing Penanggung jawab Situs dan Manajer Situs web Pemerintah Daerah, tergantung pada kondisi setempat dan kesediaan data serta informasi yang dimiliki oleh daerah bersangkutan.

Unit Analisis Penilaian

Informasi menu utama dalam website

Kategori : Potensi daerah, Komoditas utama, Kualitas SDM. 

1. Potensi daerah : menginformasikan tentang kondisi daerah yang bersangutan seperti investasi, pariwisata dan penjualan hasil alam d daerah tersebut. 

2. Komoditas utama :  Menjelaskan atau menginformasikan kekayaan alam yang terkandung di kabupaten tersebut yang berfungsi untuk menambah pemasukan dearah. Contohnya dalam sektor pertanian, kehutanan, pertambangan, perkebunan, sumber air peternakan dll. 

3. Kualitas SDM : ialah kualitas masyarakat pada kabupaten yang bersangkutan maksudnya latar pendidikan yang harus dimiliki pada setiap masyarakat supaya dalam penempatan karyawan pada suatu perusahaan lebih mudah dan sesuai dengan jenjang pendidikan yang mereka dapat.

Penyediaan hubungan

Kategori : G2C, G2B, G2G 

1. G2C (goverment to citizien) ialah website tersebut melakukan hubungan langsung ke masyarakat contohnya komunikasi secara online antara user dengan website daerah tersebut. 

2. G2B (goverment to business) ialah website tersebut melakukan kerjasama antara beberapa perusahaan untuk menghasilkan suatu keuntungan (bisnis). Contohnya dalam bidang pariwisata yang bekerjasama dengan perusahaan lain yang bersangkutan seperti penginapan dan travel agent. 

3. G2G (goverment to goverment) ialah website tersebut menjelaskan tentang kerjasama antara beberapa kabupaten lain.


Aksesibilitas


Adalah adalah kecepatan jaringan untuk mengakses pada setiap menu dengan ketentuan < 10 s, 10 – 30 s , > 30 s

Design 

Meliputi : Animasi, Grafis, teks lengkap 

1. Animasi adalah suatu benda atau gambar yang didesign untuk bergerak. Berarti website tsb memiliki animasi atau tidak 

2. Grafis adalah gambar dengan perpaduan warna yang senada. 

3. Teks lengkap ialah tulisan yang menjelaskan tentang website tersebut secara detail dan dalam penulisannya menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.

Jumlah tingkatan informasi

Kategori : 1 tingkat, 2 tingkat, 3 tingkat dan 4 tingkat.

1) 1 tingkat adalah persiapan, meliputi pembuatan situs informasi di setiap lembaga, penyiapan SDM, penyiapan sarana akses yang mudah, misalnya warnet dan lain – lain. 

2) 2 tingkat adalah pematangan, meliputi pembuatan situs informasi public interaktif dan pembuatan antar muka keterhubungan dengan lembaga lain. menyantumkan poling interaktif sehingga user yang membrowsing website ini tidak bisa memberikan penilaian. 

3) 3 tingkat pemantapan, meliputi pembuatan situs informasi pelayanan public dan pembuatan interoperabilitas aplikasi dan data dengan lembaga lain. Dengan adanya transaksi layanan publik. 

4) 4 tingkat pemanfaatan, meliputi pembuatan aplikasi untuk pelayanan yang bersifat G2G, G2B dan G2C. Adanya hubungan antara G2B, G2C dan G2G yang disampaikan secara interaktif.

Bobot Nilai Unit Analisis

  • Informasi menu utama dalam website 25 % 
  • Informasi tambahan dalam fasilitas website 20 % 
  • Penyediaan hubungan 15 % 
  • Aksesibilitas 10 % 
  • Design 10 % 
  • Jumlah tingkatan informasi 20 %

Contoh Penilaian

Unit Analisis
Bobot
Nilai
Kategori
Bobot
Nilai
Jumlah
Total
% Nilai Total
Informasi menu utama dalam Website
25%
Potensi daerah
Komoditas utama
Kualitas SDM
Misal :
5/10 x 25 %
7/10x25%
6/10 x 25%
100%
Bobot nilai / 3  à (12,5+
17,5+
15) / 3  % =15 %
Informasi tambahan dalam fasilitas Website
20%
Tahap I
Tahap II
Tahap III
10/10 x 20 %        
8/10 x 20 %
7/10 x 20 %
100%
20 + 16 +  14 / 3
=  17 %
Penyediaan hubungan
15%
G2C
G2B
G2G
Idem dg ata
S
100%
Misal hasilnya = 10
Aksesibilitas
10%
< 10 detik
10-30detik
>30 detik
Idem dg atas
100%
Misal hasilnya = 8
Design
10%
Animasi
Grafis
Teks lengkap
Idem  dg atas
100%
Misal hasilnya = 7
Jumlah tingkatan informasi
20%
1 Tingkat
2 Tingkat
3 Tingkat
4 Tingkat
Idem dg atas
100%
Misal hasilnya = 14
Jumlah
100 %
71 %


          Nilai bobot website ini kita nilai : 5 dengan perhitungan 5/10 x 25% = 12,5% karena pada website ini penjelasan mengenai potensi daerah yang terdapat di daerah tsb kurang rinci dan menampilkan data-data yang kurang akurat mulai dari bidang pertanian, perkebunan dan lainnya.

Keterangan range : 
  • 1 – 5 : tidak bagus 
  • 6 – 7 : cukup bagus 
  • 8 – 10 : bagus 
  • 10- 50 % tidak bagus 
  • 60 – 70 % cukup bagus 
  • 80 – 10 % bagus

Read More

Jumat, 19 Oktober 2012

Published Jumat, Oktober 19, 2012 by with 0 comment

Makalah : Pancasila Sebagai Ideologi Pandangan Hidup Bangsa

BAB I 

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

            Di jaman yang penuh dengan persaingan ini makna Pancasila seolah-olah terlupakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal sejarah perumusannya melalui proses yang sangat panjang oleh para pendiri negara ini. Pengorbanan tersebut akan sia-sia apabila kita tidak menjalankan amanat para pendiri negara yaitu pancasila yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke-4.

            Pancasila merupakan rangkaian kesatuan dan kebulatan yang tidak terpisahkan karena setiap sila dalam pancasila mengandung empat sila lainnya dan kedudukan dari masing-masing sila tersebut tidak dapat ditukar tempatnya atau dipindah-pindahkan. Hal ini sesuai dengan susunan sila yang bersifat sistematis-hierarkis, yang berarti bahwa kelima sila pancasila itu menunjukkan suatu rangkaian urutan-urutan yang bertingkat-tingkat, dimana tiap-tiap sila mempunyai tempatnya sendiri di dalam rangkaian susunan kesatuan itu sehingga tidak dapat dipindahkan.

            Bagi bangsa Indonesia hakikat yang sesungguhnya dari pancasila adalah sebagai pandangan hidup bangsa dan sebagai dasar negara. Kedua pengertian tersebut sudah selayaknya kita fahami akan hakikatnya. Selain dari pengertian tersebut, pancasila memiliki beberapa sebutan berbeda, seperti :
  1. Pancasila sebagai jiwa bangsa.
  2. Pancasila sebagai kepribadian bangsa.
  3. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.
           Walaupun begitu, banyaknya sebutan untuk Pancasila bukanlah merupakan suatu kesalahan atau pelanggaran melainkan dapat dijadikan sebagai suatu kekayaan akan makna dari Pancasila bagi bangsa Indonesia. Karena hal yang terpenting adalah perbedaan penyebutan itu tidak mengaburkan hakikat pancasila yang sesungguhnya yaitu sebagai dasar negara. Tetapi pengertian pancasila tidak dapat ditafsirkan oleh sembarang orang karena akan dapat mengaturkan maknanya dan pada akhirnya merongrong dasar negara, seperti yang pernah terjadi di masa lalu.

           Untuk itu kita sebagai generasi penerus, sudah merupakan kewajiban bersama untuk senantiasa menjaga kelestarian nilai – nilai pancasila sehingga apa yang pernah terjadi di masa lalu tidak akan teredam di masa yang akan datang.

B. Permasalahan

1. Hakikat Pancasila Sebagai Dasar Negara
2. Hakikat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia
3. Upaya Menjaga Nilai-Nilai Luhur Pancasila

C. Tujuan

           Kelompok kami menyusun makalah ini agar para pembaca bisa mengetahui tentang Pancasila merupakan dasar negara dan pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia yang sesungguhnya,dan dengan adanya makalah ini juga di harapkan dapat menjadi pengetahuan bagi kita semua.

BAB II

PEMBAHASAN



A. Hakikat Pancasila Sebagai Dasar Negara

            Setiap negara di dunia ini mempunyai dasar negara yang dijadikan landasan dalam menyelenggarakan pemerintah negara. Seperti Indonesia, Pancasila dijadikan sebagai dasar negara atau ideologi negara untuk mengatur penyelenggaraan negara. Hal tersebut sesuai dengan bunyi pembukaan UUat PanD 1945 alenia ke-4 yang berbunyi :
"Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD negara Indonesia yang berbentuk dalam suatu susunan negara"
            Dengan demikian kedudukan pancasila sebagai dasar negara termaktub secara yuridis konstitusional dalam pembukaan UUD 1945, yang merupakan cita – cita hukum dan norma hukum yang menguasai hukum dasar negara RI dan dituangkan dalam pasal – pasal UUD 1945 dan diatur dalam peraturan perundangan.

            Selain bersifat yuridis konstitusional, pancasila juga bersifat yuridis ketata negaraan yang artinya pancasila sebagai dasar negara, pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum. Artinya segala peraturan perundangan secara material harus berdasar dan bersumber pada pancasila. Apabila ada peraturan (termasuk di dalamnya UUD 1945) yang bertentangan dengan nilai – nilai luhur pancasila, maka sudah sepatutnya peraturan tersebut dicabut.

            Berdasarkan uaraian tersebut pancasila sebagai dasar negara mempunyai sifat imperatif atau memaksa, artinya mengikat dan memaksa setiap warga negara untuk tunduk kepada pancasila dan bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran harus ditindak sesuai hukum yang berlaku di Indonesia serta bagi pelanggar dikenakan sanksi – sanksi hukuM.

             Nilai – nilai luhur yang terkandung dalam pancasila memiliki sifat obyektif – subyektif. Sifat subyektif maksudnya pancasila merupakan hasil perenungan dan pemikiran bangsa Indonesia, sedangkan bersifat obyektif artinya nilai pancasila sesuai dengan kenyataan dan bersifat universal yang diterima oleh bangsa – bangsa beradab. Oleh karena memiliki nilai obyektif – universal dan diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia maka pancasila selalu dipertahankan sebagai dasar negara.

             Jadi berdasarkan uraian tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai dasar negara memiliki peranan yang sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga cita – cita para pendiri bangsa Indonesi dapat terwujud.

B. Hakikat Pancasila Sebagai pandangan hidup bangsa indonesia

             Setiap bangsa di dunia yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas ke arah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup inilah suatu bangsa akan memandang persoalan yang dihadapinya sehingga dapat memecahkannya secara tepat. Tanpa memiliki pandangan hidup, suatu bangsa akan merasa terombang – ambing dalam menghadapi persoalan yang timbul, baik persoalan masyarakatnya sendiri maupun persoalan dunia.

             Menurut Padmo Wahjono : “Pandangan hidup adalah sebagai suatu prinsip atau asas yang mendasari segala jawaban terhadap pertanyaan dasar, untuk apa seseorang itu hidup”.

             Jadi berdasarkan pengertian tersebut, dalam pandangan hidup bangsa terkandung konsepsi dasar mengenai kehidupan yang dicita – citakan, terkandung pula dasar pikiran terdalam dan gagasan mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik.

             Pancasila sebagai pandangan hidup sering juga disebut way of life, pegangan hidup, pedoman hidup, pandangan dunia atau petunjuk hidup. Walaupun ada banyak istilah mengenai pengertian pandangan hidup tetapi pada dasarnya memiliki makna yang sama. Lebih lanjut Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dipergunakan sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari – hari masyarakat Indonesia baik dari segi sikap maupun prilaku haruslah selalu dijiwai oleh nilai – nilai luhur pancasila.

             Hal ini sangat penting karena dengan menerapkan nilai – nilai luhur pancasila dalam kehidupan sehari – hari maka tata kehidupan yang harmonis diantara masyarakat Indonesia dapat terwujud. Untuk dapat mewujudkan semua itu maka masyarakat Indonesia tidak bisa hidup sendiri, mereka harus tetap mengadakan hubungan dengan masyarakat lain. Dengan begitu masing – masing pandangan hidup dapat beradaftasi artinya pandangan hidup perorangan / individu dapat beradaptasi dengan pandangan hidup kelompok karena pada dasarnya pancasila mengakui adanya kehidupan individu maupun kehidupan kelompok.

              Selain sebagai dasar Negara, Pancasila juga merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai pendangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila berarti konsepsi dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan dalam menjalani hidup. Dalam konsepsi dasar itu terkandung gagasan dan pikiran tentang kehidupan yang dianggap baik dan benar bagi bangsa Indonesia yang bersifat majemuk.

              Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa Indonesia sendiri yang diyakini kebaikan dan kebenarannya. Pancasila digali dari budaya bangsa sendiri yang sudah ada, tumbuh, dan berkembang berabad-abad lamanya. Oleh karna itu, Pancasila adalah khas milik bangsa Indonesia sejak keberadaannya sebagai sebuah bangsa. Pancasila merangkum nilai-nilai yang sama yang terkandung dalam adat-istiadat, kebudayaan, dan agama-agama yang ada di Indonesia. Dengan demikian, Pancasila sebagai pandangan hidup mencerminkan jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia.

              Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila juga berperan sebagai pedoman dan penuntun dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian, ia menjadi sebuah ukuran/kriteria umum yang diterima dan berlaku untuk semua pihak Secara sederhana, ideologi dipahami sebagai gagasan-gagasan dan nilai-nilai yang tersusun secara sistematis yang diyakini kebenarannya oleh suatu masyarakat dan diwujudkan di dalam kehidupan nyata. Nilai-nilai yang tercermin di dalam pandangan hidup ditempatkan secara sistematis kedalam seluruh aspek kehidupan yang mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan didalam upaya mewujudkan cita-citanya. Jadi, dengan kata lain ideologi berisi pandangan hidup suatu bangsa yang menyentuh segala segi kehidupan bangsa. Setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat membutuhkan pandangan hidup. Dengan pandangan hidup yang jelas, suatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana mereka memecahkan masalah-masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya yang timbul dalam gerak masyarakat yang makin maju. Dengan berpedoman pada pandangan hidup sebagai ideologi, sebuah bangsa akan membangun diri dan negerinya.

              Pandangan hidup yang dijadikan ideologi bangsa mengandung konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh sebuah bangsa dan pikiran-pikiran terdalam serta gagasan-gagasan sebuah bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik. Pandangan hidup sebuah bangsa adalah perwujudan nilai-nilai yang dimiliki oleh bangsa itu yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad bagi bangsa itu.

C. Upaya Menjaga Nilai – nilai Luhur Pancasila

              Nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan suatu cerminan dari kehidupan masyarakat Indonesia (nenek moyang kita) dan secara tetap telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus mampu menjaga nilai – nilai tersebut. Untuk dapat hal tersebut maka perlu adanya berbagai upaya yang didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia.

              Upaya – upaya tersebut antara lain : Ideologi secara praktis diartikan sebagai system dasar seseorang tentang nilai-nilai dan tujuan-tujuan serta sarana-sarana pokok untuk mencapainya. Jika diterapkan oleh Negara maka ideology diartikan sebagai kesatuan gagasan-gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik sebagai individu, social, maupun dalam kehidupan bernegara. Secara etimologis, ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu idea dan logia. Idea berasal dari idein yang berarti melihat. Idea juga diartikan sesuatu yang ada di dalam pikiran sebagai hasil perumusan sesuatu pemikiran atau rencana. Kata logia mengandung makna ilmu pengetahuan atau teori, sedang kata logis berasal dari kata logos dari kata legein yaitu berbicara. Istilah ideologi sendiri pertama kali dilontarkan oleh Antoine Destutt de Tracy (1754 - 1836), ketika bergejolaknya Revolusi Prancis untuk mendefinisikan sains tentang ide. Jadi dapat disimpulkan secara bahasa, ideologi adalah pengucapan atau pengutaraan terhadap sesuatu yang terumus di dalam pikiran.

              Dalam tinjauan terminologis, ideology is Manner or content of thinking characteristic of an individual or class (cara hidup/ tingkah laku atau hasil pemikiran yang menunjukan sifat-sifat tertentu dari seorang individu atau suatu kelas). Ideologi adalah ideas characteristic of a school of thinkers a class of society, a plotitical party or the like (watak/ ciri-ciri hasil pemikiran dari pemikiran suatu kelas di dalam masyarakat atau partai politik atau pun lainnya). Ideologi ternyata memiliki beberapa sifat, yaitu dia harus merupakan pemikiran mendasar dan rasional. Kedua, dari pemikiran mendasar ini dia harus bisa memancarkan sistem untuk mengatur kehidupan. Ketiga, selain kedua hal tadi, dia juga harus memiliki metode praktis bagaimana ideologi tersebut bisa diterapkan, dijaga eksistesinya dan disebarkan.

              Pancasila sebagaimana kita yakini merupakan jiwa, kepribadian dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Disamping itu juga telah dibuktikan dengan kenyataan sejarah bahawa Pancasila merupakan sumber kekuatan bagi perjuangan karena menjadikan bangsa Indonesia bersatu.Pancasila dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan rasional. Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar dalam mengatur kehidupan bernegara. Selain itu, Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia kemudian nilai kandungan Pancasila dilestarikan dari generasi ke generasi. Pancasila pertama kali dikumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnya sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI).

             Pada pidato tersebut, Soekarno menekankan pentingnya sebuah dasar negara. Istilah dasar negara ini kemudian disamakan dengan fundamen, filsafat, pemikiran yang mendalam, serta jiwa dan hasrat yang mendalam, serta perjuangan suatu bangsa senantiasa memiliki karakter sendiri yang berasal dari kepribadian bangsa. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pancasila secara formal yudiris terdapat dalam alinea IV pembukaan UUD 1945. Di samping pengertian formal menurut hukum atau formal yudiris maka Pancasila juga mempunyai bentuk dan juga mempunyai isi dan arti (unsur-unsur yang menyusun Pancasila tersebut). Tepat 64 tahun usia Pancasila, sepatutnya sebagai warga negara Indonesia kembali menyelami kandungan nilai-nilai luhur tersebut.

a. Ketuhanan (Religiusitas)

             Nilai religius adalah nilai yang berkaitan dengan keterkaitan individu dengan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan sakral, suci, agung dan mulia. Memahami Ketuhanan sebagai pandangan hidup adalah mewujudkan masyarakat yang beketuhanan, yakni membangun masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa maupun semangat untuk mencapai ridlo Tuhan dalam setiap perbuatan baik yang dilakukannya. Dari sudut pandang etis keagamaan, negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah negara yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Dari dasar ini pula, bahwa suatu keharusan bagi masyarakat warga Indonesia menjadi masyarakat yang beriman kepada Tuhan, dan masyarakat yang beragama.

b. Kemanusiaan (Moralitas)

            Kemanusiaan yang adil dan beradab, adalah pembentukan suatu kesadaran tentang keteraturan, sebagai asas kehidupan, sebab setiap manusia mempunyai potensi untuk menjadi manusia sempurna, yaitu manusia yang beradab. Manusia yang maju peradabannya tentu lebih mudah menerima kebenaran dengan tulus, lebih mungkin untuk mengikuti tata cara dan pola kehidupan masyarakat yang teratur, dan mengenal hukum universal. Kesadaran inilah yang menjadi semangat membangun kehidupan masyarakat dan alam semesta untuk mencapai kebahagiaan dengan usaha gigih, serta dapat diimplementasikan dalam bentuk sikap hidup yang harmoni penuh toleransi dan damai.

c. Persatuan (Kebangsaan) Indonesia

            Persatuan adalah gabungan yang terdiri atas beberapa bagian, kehadiran Indonesia dan bangsanya di muka bumi ini bukan untuk bersengketa. Bangsa Indonesia hadir untuk mewujudkan kasih sayang kepada segenap suku bangsa dari Sabang sampai Marauke. Persatuan Indonesia, bukan sebuah sikap maupun pandangan dogmatik dan sempit, namun harus menjadi upaya untuk melihat diri sendiri secara lebih objektif dari dunia luar. Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk dalam proses sejarah perjuangan panjang dan terdiri dari bermacam-macam kelompok suku bangsa, namun perbedaan tersebut tidak untuk dipertentangkan tetapi justru dijadikan persatuan Indonesia.

d. Permusyawaratan dan Perwakilan

            Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan hidup berdampingan dengan orang lain, dalam interaksi itu biasanya terjadi kesepakatan, dan saling menghargai satu sama lain atas dasar tujuan dan kepentingan bersama. Prinsip-prinsip kerakyatan yang menjadi cita-cita utama untuk membangkitkan bangsa Indonesia, mengerahkan potensi mereka dalam dunia modern, yakni kerakyatan yang mampu mengendalikan diri, tabah menguasai diri, walau berada dalam kancah pergolakan hebat untuk menciptakan perubahan dan pembaharuan. Hikmah kebijaksanaan adalah kondisi sosial yang menampilkan rakyat berpikir dalam tahap yang lebih tinggi sebagai bangsa, dan membebaskan diri dari belenggu pemikiran berazaskan kelompok dan aliran tertentu yang sempit.

e.Keadilan Sosial

            Nilai keadilan adalah nilai yang menjunjung norma berdasarkan ketidak berpihakkan, keseimbangan, serta pemerataan terhadap suatu hal. Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan cita-cita bernegara dan berbangsa. Itu semua bermakna mewujudkan keadaan masyarakat yang bersatu secara organik, dimana setiap anggotanya mempunyai kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang serta belajar hidup pada kemampuan aslinya. Segala usaha diarahkan kepada potensi rakyat, memupuk perwatakan dan peningkatan kualitas rakyat, sehingga kesejahteraan tercapai secara merata. (Dari berbagai sumber)

BAB III


PENUTUP


A. Kesimpulan

            Dari makalah yang telah dibuat tadi dapat di simpulkan bahwa pancasila mempunyai arti sangat penting bagi kehidupan masyarakat bangsa indonesia, pancasila mempunyai nilai-nilai positif bagi kehidupan kita.

            Disamping itu banyak langkah - langkah yang harus kita ambil untuk menjalankan atau menerapkan pancasila dalam kehidupan kita.

B. Saran

            Adapun saran penulis kepada pembaca agar pembaca dapat mengetahui bahwa pancasila sangat penting bagi kehidupan kita dan agar pembaca dapat melaksanakan atau bisa menerapkan pancasila di masyarakat

             Selain dari pada itu,penulis memohon maaf apabila terdapat kesalahan karena kami masih dalam proses pembelajaran.Dan yang kami harapkan dengan adanya makalah ini,dapat menjadi wacana yang membuka pola pikir pembaca dan memberi saran yang sifatnya tersirat maupun tersurat.

DAFTAR PUSAKA


Ahmad Kosasih Djahiri,Pancasila sebagai ideologi bangsa,Jakarta: Prenada Media,2008

Lembaga Pancasila Indonesia,Pancasila Sebagai Dasar Negara,Jakarta:2000

http://Media Surabaya.com/2008/04/15/pancasila sebagai ideologi bangsa.Dikutip pada tanggal 10 Nopember 2010.

http://www.google.co.id+pancasila sebagai pedoman hidup bangsa indonesia. Dikutip pada tanggal 10 Nopember 2010.

Adi Yulianto Joko http://pandidikan.blogspot.com/2010/11/pancasila-sebagai-ideologi-pandangan.html. Pancasila Sebagai Ideologi Pandangan Hidup Bangsa
Read More

Rabu, 17 Oktober 2012

Published Rabu, Oktober 17, 2012 by with 2 comments

Penjelasan (Jelaskan) Business Partner, Tab Business Partner dan transaksi Business Partner pada Compiere

Penjelasan Business Partner pada Compiere 

       Business Partner Compiere adalah suatu entity (badan/pihak) yang melakukan bisnis dengan perusahaan. Ada tiga jenis Business Partner yang berbeda : Vendor (Pemasok), Customer (Pelanggan) Dan Employee (Karyawan). 

           Konsep Business Partner Compiere jauh lebih fleksibel dibanding kebanyakan aplikasi, karena suatu Business Partner bisa merupakan suatu Vendor, suatu Customer, suatu Employee atau kombinasi ke tiganya. Pendekatan ini juga memudahkan kendali akses untuk fungionalitas “self-service’ dan mengijinkan analisa regional dan optimisasi pengiriman.

         Suatu Business Partner mempunyai satu atau lebih lokasi dan satu atau lebih Kontak, yang dapat secara optional dihubungkan untuk suatu Lokasi. Kontak dapat mempunyai yang disebut Interest Area, Yang membentuk basis untuk Manajemen Hubungan Pelanggan dan mengijinkan orang-orang bagian penjualan untuk mengatur Email-lists (daftar surat menyurat) untuk yujuan pemasaran ( sebagai contoh, laporan berkala dll.). 

           Tab Business Partner pada Compiere terdiri dari Business Partner, Customer, Customer Accounting, Vendor, Vendor Accounting, Employee, Employee Accounting, Bank Account, Location, Contact (User), Interest Area dan Withholding. Semua tab – tab dalam business partner saling terintegrasi satu sama lain. 

Tab-tab Business Partner 

  • Business Partner : digunakan untuk mendefinisikan dengan pihak mana dan siapa anda bertransaksi. Window ini menyimpan semua informasi tentang Business Partner anda , dan nilai-nilai yang dimasukkankan akan digunakan untuk menghasilkan semua dokumen-dokumen transaksi.
  • Customer : Jika anda ingin Business Partner anda untuk menjadi Customer (pelanggan), silahkan klik pada Tab Customer dan Masukkan nilai-nilai yang sesuai. Ini akan digunakan sebagai nilai default ketika anda memasukkan Sales Order atau Customer Invoice untuk Business Partner (untuk parameter parameter tersebut).
  • Vendor : Jika anda ingin Business Partner anda untuk menjadi Vendor (pemasok), silahkan klik pada Tab Vendor dan Masukkan nilai-nilai yang sesuai. Pastikan bahwa anda memilih Cek-box Vendor. Anda dapat memilih nilai-nilai untuk bidang yang berikut: Payment Rule (Aturan pembayaran), Purchase Pricelist (daftar harga pembelian), PO Payment Term (termin pembayaran PO), Tax Category.
  • Employee : Jika Business Partner anda adalah seorang, anda dapat mendandainya melalui Tab Employee dan Masukkan nilai-nilai sesuai yang dibutuhkan.
  • Bank Account : Untuk memasukkan informasi Bank untuk Business Partner anda , klik pada Tab Bank Account dan masukkan nilai-nilai yang sesuai. dapat memasukkan bidang berikut: Account No, Swift Code, Bank Name, Name, City , Postal Code, State.
  • Location : Untuk memasukkan Informasi Lokasi atau Address untuk Business Partner anda
  • Contact (User) : Untuk memasukkan Informasi User/Contact untuk Business Partner anda.
  • Interest Area : Interest area membuat dasar untuk Customer Relationship Management (Manajemen Hubungan Customer) yang memungkinkan bagi anda untuk mengatur Email atau daftar distribusi untuk tujuan pemasaran (sebagai contoh, laporan berkala dll.).

Langkah – langkah melihat seluruh transaksi dari Business Partner yang diinginkan : 

  1. Pilih “Business Partner Info” yang berada di bawah “Request “ dibawah “Partner Relation”.
  2. Maka akan tampil Window Business Partner kemudian Klik pada toolbar icon Data/Grid. 
  3. Akan tampil Record dalam bentuk tabel, pilih salah satu record dalam hal ini misalkan SeedFarm. 
  4. Tampilan dari record SeedFarm akan tampil dengan jumlah Open Balance yaitu -2757 berupa $2757. 
  5. Lihat invoice yang membuat jumlah ini dengan memilih tab “Partner Invoices”. 
  6. Terlihat dalam tabel record yang menyebabkan total invoice $2757 dan hanya berasal dari SeedFarm. 
  7. Klik Tab Partner Payment, dapat dilihat tidak terdapat record.
  8. Klik pada tab Partner Shipment, didalamnya hanya terdapat satu shipment .
Read More
Published Rabu, Oktober 17, 2012 by with 0 comment

Apa yang dimaksud dengan Compiere , Tool dan Menu-menunya

Penjelasan Compiere     

           Compiere adalah sebuah software ERP (singkatandari Enterprise Resource Planning), dan merupakan sebuah software ERP berbasis open source pertama kali danmerupakansalahsatu software ERP yang paling popular saatini. Sampaidenganawaltahun 2008 sudahlebihdari 1.300.000 kali di download dari website http://www.sourceforge.net, Compiere yang di bangundenganmenggunakan Java J2EE dapat di jalankan di berbagai platform seperti Windows, Linux, Unix, dll. 

           Compiere dilengkapi dengan beberapa fitur, semisal Inventory Management, Purchasing, Sales Order, Account Payable, Account Receivable dan General Ledger sebagai pondasinya. Didukung dengan kemampuan multi currency, multi company dan multi language, Compiere sangat cocok bagi perusahaan-perusahaan berbentuk group of companies, yang lazim di Indonesia.

      Kemampuan Compiere yang memungkinkan untuk dibongkar-pasang serta di kustomisasi menjadikannya ERP salah satu produk yang unik di pasaran. Infrastruktur di dalam Compiere memungkinkan pengembangan aplikasi di atas tanpa harus membutuhkan seorang yang ahli dalam pemrograman Java sekalipun. Ini juga positioning yang baru bagi pasar aplikasi integrasi.

Tool-tool pada Compiere

  • Ignore                                   : tidak menyimpan data yang baru saja diinput.
  • Help                                     : untuk menampilkan window help.
  • New Record                         : membuat atau memulai record baru.
  • Delete                                   : Menghapus data yang sudah di input.
  • Save                                     : menyimpan data yg diinput untuk disimpan dalam database.
  • Refresh                                 : Menampilkan data yang baru diinput sehingga data yg lama tidak tampil dalam window.
  • Find                                      : mencari data yang dapat meliputi pencarian customer, vendor , client dan lainnya.
  • Attachment                            : digunakan untuk pengiriman database ke user yang meminta pengiriman melalui web.
  • Data Grid                              : Menampilkan seluruh database yang berupa tabel.
  • History                                  : tampilan kalender yang menentukan tanggal dibuatnya database dalam compiere dan menampilkan seluruh data berdasarkan tanggal.
  • Menu                                    : digunakan untuk balik ke window menu utama.
  • Parent Record                       : menampilkan data hanya berupa judul.
  • Detail Record                        : menampilkan record atau data secara detail.
  • First Record                          : menampilkan record yang ada di baris atasnya beserta dengan keterangan.
  • Last Record                          : menampilkan record hanya pada baris bawahnya atau sebelum.
  • Next record                          : menuju kedalam record selanjutnya dalam suatu report.
  • Last record                           : menuju kedalam record sebelumnya dalam suatu report.
  • Report                                  : menampilkan report yang sudah terdapat data input.
  • Arcive document & Report    : mengambil data berupa dokumen dan Report.
  • Print                                      : icon yang digunakan untuk mencetak laporan dalam bentuk hasil cetakkan kertas.
  • Zoom Across                        : menampilkan tampilan window zoom untuk mengganti data.
  • Active Workflows                 : mengambil data yang di gunakan

Menu-menu pada Compiere 

  • Partner Relation Management, partner management yang menghubungkan beberapa client dimana masing – masing client melakukan distribusi management dan request data.
  • Material Management, membuat customer shipment dalam tumpukan atau individu per order dan membandingkannya dengan Purchase Order atau Vendor Invoice.
  • Performance Analysis, menjelaskan tentang Pembayaran dan dimensi Akuntansi dalam suatu aplikasi, dalam sistem traditional kita mengenalnya dengan sebutan Neraca dan Jurnal Umum yang terhubung dengan pemasukkan data akuntansi dalam compiere.
  • Order Management, menjelaskan tentang pemesanan barang dalam suatu aplikasi.
  • Procurement, menjelaskan tentang pelayanan service maupun klaim dalam suatu aplikasi.

Langkah-langkah membuat compiere !

  • Login ke dalam compiere 
  • Lakukan pencarian untuk window dengan mengetikkan missalkan Business Partner 
  • Kemudian enter 
  • Pindah kedalam shortcut bar lalu klik “add to bar” 
  • Hapus atau pindahkan itu dari shortcut bar maka akan tampil Business Partner
Read More