Senin, 22 April 2013

Published Senin, April 22, 2013 by with 0 comment

Membuat website CV sederhana bagian 2

Tulisan kali ini saya akan membahas tentang CSS pada postingan saya yang sebelumnya yaitu Membuat Website CV Sederhana. sebelum kita membahasnya alangkah baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu CSS.

CSS (Cascading Style Sheet) merupakan salah satu bahasa pemrograman web untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa file. Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTMLdan XHTML.

CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna body teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri/kanan/atas/bawah, dan parameter lainnya.CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokument. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.

Setelah kita mengetahui sedikit tentang CSS, sekarang saya akan membahas CSS pada postingan Membuat Website CV Sederhana. Pada postingan tersebut ada css yang dimasukan pada bagian atau tag head yaitu :

 <style>  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 tr {  
 vertical-align: top;  
 }  
 </style>  

body{
 background-color:#2D2F2B;
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;
 font-size: 12px;
 }  
Diatas merupakan pengaturan tag body, yaitu tag body memiliki warna dasar #2d2f2b (code hexa dari warna), memiliki jenis huruf verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif dengan ukuran 12px

 .block {
 background-color: #D4D4D4;
 width: 370px;
 padding: 9px 35px 35px 35px;
 border-radius: 11px;
 margin-top:180px;
 border: 1px solid #EEE;
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;
 }  
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang memiliki class block, yaitu memiliki atribut :
  • Memiliki warna dasar #d4d4d4
  • Memiliki lebar 370px
  • Jarak yang bersifat menjorok kedalam sebesar atas:9px, kanan:35px, bawah:35px dan kiri: 35px
  • Memilki border radius sebesar 11px
  • Memilki jarak atas 180px
  • Memiliki border sebesar 1px bertipe solid dan berwarna hitam
  • dan memiliki efek bayangan

 .ribbon {
 margin-top: -17px;
 width: 38px;
 float: right;
 background-color: rgb(120, 5, 185);
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;
 text-align: center;
 padding: 10px 0;
 }  
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang memiliki class ribbon, yaitu memiliki atribut :
  • Memilki jarak atas -17px
  • Memilki lebar 38px
  • float pada sisi kanan
  • Memiliki warna dasar rgb(120, 5, 185)
  • Memiliki efek bayangan.
  • Memilki pengaturan text aligment tengah.
  • dan memiliki jarak yang bersifat menjorok kedalam sebesar atas dan bawah : 10px sedangkan kanan dan kiri sebesar : 0px.

 table{
 font-size: 12px;
 }  
Diatas merupakan pengaturan bagi tag yang tabel, yaitu memiliki ukuran huruf 12px.

tr {
 vertical-align: top;
 }  
Diatas merupakan pengaturan bagi tag row pada table, yaitu aligment secara vertica berada pada bagian atas.

Dan dari pengaturan diatas akan menghasilkan tampilan seperti dibawah ini :

printscreen halaman 1

Read More

Senin, 08 April 2013

Published Senin, April 08, 2013 by with 0 comment

Membuat Website CV Sederhana

Kali ini saya akan membuat sebuah tutorial sederhana untuk membuat sebuah website. Website yang akan dibuat adalah sebuah website curiculum vitae yang terdiri dari 2 halaman.

berikut adalah langkah-langkah dalam pembuatan website :
tulislah script dibawah ini, script ini merupakan script halaman 1

 <head>  
 <style>  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 tr {  
 vertical-align: top;  
 }  
 </style>  
 </head>  
 <body>  
 <div class='block'>  
 <div class='ribbon'><img src='gunadarma.png' style='width:36px'></div>  
 <h3 style="border-bottom: 1px solid rgb(146, 146, 146);">BIODATA</h3>  
 <img src="photo.jpg" style="width: 60px;float: left;margin-right: 14px;"/>  
 <div>  
 <table>  
 <tr><td>Nama         </td><td>:</td><td style="width: 56%;">Muhamad Irpan Ramdani</td></tr>  
 <tr><td>Jenis kelamin     </td><td>:</td><td>Laki-laki</td></tr>  
 <tr><td>Kewarganegaraan        </td><td>:</td><td>Indonesia</td></tr>  
 <tr><td>Alamat        </td><td>:</td><td>Jl. R Kosasih RT.04/07<br/> Cikaret-Bogor 16132</td></tr>  
 <tr><td>E-mail        </td><td>:</td><td>irpanramdani@gmail.com</td></tr>  
 <tr><td>Website        </td><td>:</td><td><a href='http://blogitemplate.com/'>BlogiTemplate.com</td></tr>  
 </table>  
 <a href='page2.php' title='Next'><img src='arrow_next.png' style="width: 31px;float: right;"></a>  
 </div>  
 </div>  
 </body>  

setelah itu simpan dengan nama index.php.. kemudian new project pada notepad++ untuk membuat script halaman 2. Berikut ini script untuk halaman 2 :


 <head>  
 <style>  
 body{  
 background-color:#2D2F2B;  
 font-family:verdana,Arial, Tahoma,Century gothic, sans-serif;  
 font-size: 12px;  
 }  
 .block {  
 background-color: #D4D4D4;  
 width: 370px;  
 padding: 9px 35px 35px 35px;  
 border-radius: 11px;  
 margin: auto;  
 margin-top:180px;  
 border: 1px solid #EEE;  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 25px;  
 }  
 .ribbon {  
 margin-top: -17px;  
 width: 38px;  
 float: right;  
 background-color: rgb(120, 5, 185);  
 -moz-box-shadow: 0px 0px 25px black;  
 -webkit-box-shadow: 0px 0px 3px;  
 text-align: center;  
 padding: 10px 0;  
 }  
 table{  
 font-size: 12px;  
 }  
 </style>  
 </head>  
 <body>  
 <div class='block'>  
 <div class='ribbon'><img src='gunadarma.png' style='width:36px'></div>  
 <h3 style="border-bottom: 1px solid rgb(146, 146, 146);">Tentang Saya</h3>  
 <div style='text-align:justify;'>  
 <p>  
 Nama lengkap saya Muhamad Irpan Ramdani sehari-hari bisanya saya dipanggil Irpan, namun ketika saya masuk ke Universitas Gunadarma banyak teman saya yang memanggil saya dengan sebutan Baim, itu pun berawal dari candaan-candaan teman sekelas saya.   
 <p/><p>  
 Kampung halaman saya ada di Bogor dan Alhamdulillah sampai saat ini saya masih tinggal di kampung halaman saya yang masih sejuk dan asri.   
 <p/><p>  
 Saat ini saya kuliah di Universitas Gunadarma jurusan Sistem Informasi. Sedikit saya ceritakan awal mula saya mendaftar di universitas ini. Sebenarnya awalnya saya tidak tahu mengenai Universitas Gunadarma ini saya hanya di daftarkan oleh kakak saya yang merupakan salah satu mahasiswa di Universitas Gunadarma. Setelah saya masuk dan mulai mengenal Univeristas ini saya merasa senang dan beruntung telah masuk di univeristas yang sangat bagus dalam bisang Teknologi Informasi.  
 </p>  
 <a href='index.php' title='Previous'><img src='arrow_prev.png' style="width: 31px;float: right;"></a>  
 </div>  
 </div>  
 </body>  

berikut ini merupakan penjelasan berupa print screen gambar dari listing program :
halaman 1 part 1

halaman 1 part 2

halaman 2 part 1

halaman 2 part 2
setelah sukses tersimpan mari kita lihat hasil nya..
printscreen halaman 1

printscreen halaman 2
demikian tutorial sederhana ini semoga berguna :)
Read More

Selasa, 26 Maret 2013

Published Selasa, Maret 26, 2013 by with 0 comment

Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna

Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaanya bisa dipertanggung jawabkan terhadap masyarakat atas perilaku yang diperbuat. Biasanya pengertian etika akan berkaitan dengan masalah moral. 

Dalam hubungan dengan Teknologi Informasi seseorang juga harus memiliki etika tidak hanya dalam hal pembuatan namun juga pengelola dan yang paling penting etika dalam penggunaan teknologi agar tidak melanggar khaidah-khaidah norma dan hukum yang berlaku. 

Etika Pembuat dalam Teknologi Informasi 

Hal yang harus diperhatikan dari seseorang atau ahli-ahli pembuat teknologi dalam membuat teknologi informasi adalah etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide maupun info dari orang lain secara ilegal. Selain itu seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan (Security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapt mengacaukan sistem kerjanya (misalnya : Hacker, Cracker, Dll). Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja. 

Etika Pengelola dalam Teknologi Informasi 

Seperti hal-nya pembuat, seorang pengelola pun wajib mengikuti etika yang ada, dengan cara mengatur dan me-manage segala informasi yang diterimanya, untuk itulah diperlukan sebuah manajemen sistem informasi agar kerahasian data pembuat terjaga dan pelayanan pada pengguna memuaskan. 

Etika Pengguna dalam Teknologi Informasi 

Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika. 

Yang sangat berperan dalam pengguna TSI para Pekerja dibidang teknologi informasi terbagi menjadi 3 kelompok,sistem analis,orang yang bergelut dengan perangkat keras,orang yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. 

Setelah mengetahui etika apa saja yang harus dimiliki, maka diharapkan seseorang dapat menempatkan diri pada porsinya. Sehingga perkembangan informasi terhadap komputer dan Teknologi pun bisa berjalan selaras berkesinambungan. 


Sumber : 
http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html 
http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/ 
Read More

Sabtu, 23 Maret 2013

Published Sabtu, Maret 23, 2013 by with 0 comment

Etika dan Profesionalisme

Etika dan profesionalisme TSI digunakan ketika seseorang hendak menggunakan teknologi sistem informasi yang ada. Tetapi etika dan profesionalisme TSI ini tidak hanya digunakan saat sedang melakukan sebuah proyek yang akan dijalankan, melainkan juga harus dijalankan setiap waktu pada saat yang tepat. Sebuah pertanggung-jawaban dari suatu etika dan profesionalisme harus nyata.

Adapun beberapa isu-isu etika yang harus diperhatikan, yakni:

Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.

Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan?

Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.

Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.

Isu-isu tersebut harus diperhatikan dan dijadikan panduan ketika hendak menggunakan TSI dan harus dilakukan secara profesional mengingat peran seseorang tersebut disuatu perusahaan yang berkaitan erat dengan tanggung jawab orang tersebut di perusahaan.

Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus sadar dan bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika seperti yang telah dijelaskan di atas.

Secara umum, pekerjaan di bidang IT terbagi dalam 3 kelompok sesuai bidangnya yaitu :

1. Mereka yang bekerja di bidang perangkat lunak (software), seperti :

Sistem analis, orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.

Programer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.

Web designer, orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.

Web Programmer, orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

2. Mereka yang bergelut di bidang perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti:

Technical engineer, orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.

Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

3. Mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan seperti :

EDP Operator, orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.

System Administrator, orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.

MASALAH KEAMANAN DALAM SISTEM INFORMASI

Keamanan merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian sistem informasi, yang dimaksudkan untuk mencegah ancaman terhadap sistem serta untuk mendeteksi dan membetulkan akibat kerusakan sistem.

Secara garis besar, ancaman terhadap sistem informasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu ancaman ak tif dan ancaman pasif. Ancaman aktif mencakup kecurangan dan kejahatan terhadap komputer, sedangkan ancaman pasif mencakup kegagalan sistem, kesalahan manusia dan bencana alam. Kegagalan sistem menyatakan kegagalan dalam peralatan-peralatan komponen (misalnya hard disk).

Ancaman terhadap sistem informasi

Bencana alam dan politik
- Gempa bumi, banjir, kebakaran, perang.

Kesalahan manusia
- Kesalahan memasukkan data
- Kesalahan penghapusan data
- Kesalaha operator (salah memberi label pada pita magnetic).

Kegagalan perangkat lunak dan perangkat keras
- Gangguan listrik
- Kegagalan peralatan
- Kegagalan fungi perangkat lunak

Kecurangan dan kejahatan komputer
- Penyelewengan aktivitas
- Penyalahgunaan kartu kredit
- Sabotase
- Pengaksesan oleh orang yang tidak berhak.

Program yang jahat/usil
- Virus, cacing, bom waktu, dll



Bencana alam merupakan faktor yang tak terduga yang bisa mengancam sistem informasi. Banjir, badai, gempa bumi, dan kebakaran dapat meghancurkan sumber daya pendukung sistem informasi dalam waktu singkat.

Kesalahan pengoperasian sistem oleh manusia juga dapat mengancam integritas sistem dan data. Pemasukkan data yang salah dapat mengacaukan sistem.

Gangguan listrik, kegagalan peralatan dan kegagalan fungsi perangkat lunak dapat menyebabkan data tidak konsisten, transaksi tidak lengkap atau bahkan data rusak, Selain itu, variasi tegangan listrik yang terlalu tajam dapat membuat peralatan terbakar.

Ancaman lain berupa kecurangan dan kejahatan komputer. Ancaman ini mendasarkan pada komputer sebagai alat untuk melakukan tindakan yang tidak benar. Penggunaan sistem berbasis komputer terkadang menjadi rawan terhadap kecurangan (fraud) dan pencurian.

Metode yang umum digunakan oleh orang dalam melakukan penetrasi terhadap sistem berbasis komputer ada 6 macam :

1. Pemanipulasian masukan

Pemanipulasian masukan merupakan metode yang paling banyak digunakan, mengingat hal ini bisa dilakukan tanpa memerlukan ketrampilan teknis yang tinggi. Contoh seorang teller bank ditemukan mengambil uang dari rekening-rekening bank melalui sistem komputer.

2. Penggantian program

Pemanipulasian melalui program biasa dilakukan oleh para spesialis teknologi informasi.

3. Penggantian berkas secara langsung

Pengubahan berkas secara langsung umum dilakukan oleh orang yang punya banyak akses secara langsung terhadap basis data.

4. Pencurian data

Dengan kecanggihan menebak password atau menjebol password para pencuri berhasil mengakses data yang seharusnya tidak menjadi hak mereka.

5. Sabotase

Sabotase dapat dilakukan dengan berbagai cara. Istilah umum digunakan untuk menyatakan tindakan masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa otorisasi, yaitu hacking.

Sumber :
http://eziekim.wordpress.com/2012/03/10/etika-dan-profesionalisme-tsi/
http://nelly_sofi.staff.gunadarma.ac.id
Read More
Published Sabtu, Maret 23, 2013 by with 0 comment

Etika TSI Dari Sisi Pembuat, Pengelola dan Pengguna

Etika secara umum didefinisikan sebagai suatu kepercayaan atau pemikiran yang mengisi suatu individu, yang keberadaanya bisa dipertanggung jawabkan terhadap masyarakat atas perilaku yang diperbuat. Biasanya pengertian etika akan berkaitan dengan masalah moral.

Dalam hubungan dengan Teknologi Informasi seseorang juga harus memiliki etika tidak hanya dalam hal pembuatan namun juga pengelola dan yang paling penting etika dalam penggunaan teknologi agar tidak melanggar khaidah-khaidah norma dan hukum yang berlaku.

Etika Pembuat dalam Teknologi Informasi

Hal yang harus diperhatikan dari seseorang atau ahli-ahli pembuat teknologi dalam membuat teknologi informasi adalah etika IT yaitu tidak menjiplak atau mengambil ide maupun info dari orang lain secara ilegal. Selain itu seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan (Security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapt mengacaukan sistem kerjanya (misalnya : Hacker, Cracker, Dll). Sebagai seorang yang profesional, kita mempunyai tanggung jawab untuk mempromosikan etika penggunaan teknologi informasi di tempat kerja.

Etika Pengelola dalam Teknologi Informasi

Seperti hal-nya pembuat, seorang pengelola pun wajib mengikuti etika yang ada, dengan cara mengatur dan me-manage segala informasi yang diterimanya, untuk itulah diperlukan sebuah manajemen sistem informasi agar kerahasian data pembuat terjaga dan pelayanan pada pengguna memuaskan.

Etika Pengguna dalam Teknologi Informasi

Pengguna etika dan profesionalisme TSI adalah semua elemen di dalam suatu lingkungan kerja yang akan menggunakan TSI. Mereka yang ada di lingkungan kerja ini harus bertanggung jawab untuk mengimplementasikan etika dan profesionalisme TSI untuk menghindari isu-isu etika.

Yang sangat berperan dalam pengguna TSI para Pekerja dibidang teknologi informasi terbagi menjadi 3 kelompok,sistem analis,orang yang bergelut dengan perangkat keras,orang yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi.

Setelah mengetahui etika apa saja yang harus dimiliki, maka diharapkan seseorang dapat menempatkan diri pada porsinya. Sehingga perkembangan informasi terhadap komputer dan Teknologi pun bisa berjalan selaras berkesinambungan.


Sumber :
http://duniahidayat.blogspot.com/2012/03/1.html
http://hendsmountenerings.wordpress.com/etika-dan-kerangka-hukum-bidang-teknologi-informasi/
Read More

Kamis, 17 Januari 2013

Published Kamis, Januari 17, 2013 by with 2 comments

IS/IT AUDIT TOOLS ( Tools Information Technology Audit atau Information Systems Audit)

Audit Teknologi Informasi

Audit teknologi informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. 

Dalam pelaksanaan audit di gunakan Audit tools untuk membantu pelaksanaan Audit Teknologi Informasi. Penggunaan tool-tool tersebut sangat membantu proses audit.

Audit Tools

Berikut beberapa software atau Audit tools :

a. ACL

ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
ACL for Windows (sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (TEKNIK AUDIT BERBASIS KOMPUTER) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau Pemrosesan Data Elektronik.

b. Picalo

Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.Picalo bekerja dengan menggunakan GUI Front end, dan memiliki banyak fitur untuk ETL sebagai proses utama dalam mengekstrak dan membuka data, kelebihan utamanya adalah fleksibilitas dan front end yang baik hingga Librari Python numerik.

c. Powertech Compliance Assessment

Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

d. Nipper 

Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur. 

e. Nessus

Nessus merupakan sebuah vulnerability assessment software, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mengecek tingkat vulnerabilitas suatu sistem dalam ruang lingkup keamanan yang digunakan dalam sebuah perusahaan 

f. Metasploit

Metasploit Framework merupakan sebuah penetration testing tool, yaitu sebuah software yang digunakan untuk mencari celah keamanan. 

g. NMAP

NMAP merupakan open source utility untuk melakukan security auditing. NMAP atau Network Mapper, adalah software untuk mengeksplorasi jaringan, banyak administrator sistem dan jaringan yang menggunakan aplikasi ini menemukan banyak fungsi dalam inventori jaringan, mengatur jadwal peningkatan service, dan memonitor host atau waktu pelayanan. Secara klasik Nmap klasik menggunakan tampilan command-line, dan NMAP suite sudah termasuk tampilan GUI yang terbaik dan tampilan hasil (Zenmap), fleksibel data transfer, pengarahan ulang dan tools untuk debugging (NCAT) , sebuah peralatan untuk membandingan hasil scan (NDIFF) dan sebuah paket peralatan analisis untuk menggenerasikan dan merespon (NPING) 

h. Wireshark

Wireshark merupakan aplikasi analisa netwrok protokol paling digunakan di dunia, Wireshark bisa mengcapture data dan secara interaktif menelusuri lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer, berstandartkan de facto dibanyak industri dan lembaga pendidikan.
Read More