Tampilkan postingan dengan label SQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SQL. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Oktober 2012

Published Sabtu, Oktober 27, 2012 by with 1 comment

Pengertian, fungsi dan penggunaan Join pada Oracle

Join merupakan penggambaran relasi yang terjadi antar suatu tabel dengan tabel lainya. Perintah join dibagi menjadi 3 yaitu :
  1. Inner Join
  2. Outer Join 
  3. Left Join
  4. Right Join

1. Inner Join

Dengan inner join, tabel akan digabungkan dua arah, sehingga tidak ada data yang NULL di satu sisi. Untuk menggunakan inner join, kita dapat menuliskannya dengan format seperti dibawah ini :
SELECT tabel1.*, tabel2.* FROM tabel1 INNER JOIN tabel2 ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh dibwah ini merupakan contoh perintah SQL untuk menggabungkan tabel pelanggan dan pesan:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan FROM pelanggan INNER JOIN pesan ONpelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;

2. Outer Join

Dengan outer join, tabel akan digabungkan satu arah, sehingga memungkinkan ada data yang NULL (kosong) di satu sisi. Sebagai contoh, kita akan menggabungkan tabel pelanggan dan pesan dimana kita akan menampilkan daftar pelanggan yang pernah melakukan pemesanan (transaksi). Outer Join terbagi menjadi 2 (dua) yaitu LEFT JOIN dan RIGHT.

3. Left Join

Untuk menggunakan left join, kita dapat menuliskannya dengan format seperti dibawah ini :
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 LEFT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh dibwah ini merupakan contoh perintah SQL untuk menggabungkan tabel pelanggan dan pesan:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan,
pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan
FROM pelanggan LEFT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Berbeda dengan hasil sebelumnya (inner join), penggunaan left join akan menampilkan juga data pelanggan dengan id P0003, walaupun pelanggan tersebut belum pernah bertransaksi. Dan pada kolom id_pesan dan tgl_pesan untuk pelanggan P0003 isinya NULL, artinya di tabel kanan (pesan) pelanggan tersebut tidak ada.

4. Right Join

Untuk menggunakan right join, kita dapat menuliskannya dengan format seperti dibawah ini :
SELECT tabel1.*, tabel2.*
FROM tabel1 RIGHT JOIN tabel2
ON tabel1.PK=tabel2.FK;
Contoh dibwah ini merupakan contoh perintah SQL untuk menggabungkan tabel pelanggan dan pesan:
SELECT pelanggan.id_pelanggan, pelanggan.nm_pelanggan, pesan.id_pesan, pesan.tgl_pesan FROM pelanggan RIGHT JOIN pesan
ON pelanggan.id_pelanggan=pesan.id_pelanggan;
Dengan right join, tabel yang menjadi acuan adalah tabel sebelah kanan (tabel pesan), jadi semua isi tabel pesan akan ditampilkan. Jika data pelanggan tidak ada di tabel pelanggan, maka isi tabel pesan tetap ditampilkan.
Read More
Published Sabtu, Oktober 27, 2012 by with 1 comment

Pengertian, fungsi dan penggunaan View pada Oracle

Pengertian dan Fungsi View

View merupakan hasil perintah SELECT yang berupa tabel virtual yang dapat membungkus query tertentu. View berfungsi untuk mempermudah dalam pengambilan query tertentu. Dengan view kita dapat menerapkan pembatasan pada pengaksesan guna pengamanan keamanan data seperti di bawah ini:
  • Kolom/Field pada tabel tertentu.
  • Baris/Record pada tabel tertentu.
  • Field dan Record pada tabel tertentu.
  • Turunan dari view lain.
  • Record menggunakan operasi join.
  • Data statistik dari tabel.

Cara membuat view :

Untuk membuat view kita dapat menggunakan perintah view dengan format seperti dibawah ini :
CREATE VIEW view_name[(column_list)] [WITH ENCRYPTION] AS select_statement [WITH CHECK OPTION]
Keterangan : 
View_name adalah nama view yang akan dibuat. Column_list mendefinisikan field yang akan digunakan dalam view. Column_list harus memiliki jumlah field yang sama dengan yang didefinisikan pada select_statement. Jika column_list tidak ada maka view dibuat berdasarkan field yang didefinisikan pada select_statement. With Encryption adalah opsi untuk menambahkan enkripsi pada view. AS berisi perintah yang digunakan untuk membuat view.

Contoh :
CREATE VIEW V_ SISWA AS SELECT * FROM SISWA

Cara menampilkan view :

Untuk menampilkan atau memanggil view yang sudah kita buat sebelumnya, kita dapat menggunakan perintah select dengan format seperti dibawah ini :
SELECT * FROM V_PELANGGAN

Cara merubah view :

Untuk merubah view kita dapat menggunakan perintah alter view dengan format seperti dibawah ini :
ALTER VIEW view_name[(column_list)] [WITH ENCRYPTION] AS select_statement [WITH CHECK OPTION]
Contoh :
ALTER VIEW V_SISWA AS SELECT * FROM SISWA WHERE ALAMAT ='JAKARTA'

Cara menghapus view :

Untuk menghapus view kita dapat menggunakan perintah drop view dengan format seperti dibawah ini :
DROP VIEW view_name
Contoh :
DROP VIEW V_PELANGGAN
Read More
Published Sabtu, Oktober 27, 2012 by with 1 comment

Pengertian DDL (Data Definition Language) dan perintah-perintahnya

2. DDL (Data Definition Language)

DDL atau Data Definition Language adalah kumpulan perintah pada sql yang berfungsi atau digunakan digunakan untuk membuat, mengubah dan menghapus struktur atau definisi tipe data dari objek-objek yang ada pada database.

Pada DDL terdapat perintah-perintah untuk  membuat, mengubah ataupun menghapus, berikut perintah-perintah dan penjelasannya :

1. Perintah untuk membuat / meng-create :

  • Create Database : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat database baru
  • Create Function : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat fungsi.
  • Create Index : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat index.
  • Create Procedur : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat prosedure.
  • Create Table : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat tabel baru.
  • Create Trigger : merupakan perintah yang berfungsi untuk membuat trigger.

2. Perintah untuk merubah / memanipulasi :

  • Alter table : merupakan perintah yang berfungsi untuk merubah struktur tabel.

3. Perintah untuk menghapus :

  • Drop Database : merupakan perintah yang berfungsi untuk menghapus database.
  • Drop Table : merupakan perintah yang berfungsi untuk menghapus tabel.
Contoh perintah DDL :
DROP nama_databes;
ALTER TABLE nama_tabel ADD JUMLAH INTEGER;
Read More
Published Sabtu, Oktober 27, 2012 by with 1 comment

Pengertian DML (Data Manipulation Language) dan perintah-perintahnya

Perintah SQL dibagi menjadi dua bagian yaitu DML (Data Manipulation Language) dan DDL (Data Definition Language).

1. DML (Data Manipulation Language)

DML atau Data Manipulation Language adalah kumpulan perintah query yang digunakan untuk memanipulasi data dalam tabel, seperti menambah, merubah atau menghapus data. Perintah ini tidak terkait dengan struktur dan metadata dari objek-objek yang berada pada tabel-tabel database.

Pada DML terdapat perintah-perintah untuk memanipulasi data, berikut perintah-perintah dan penjelasannya :
  • Insert : merupakan perintah yang berfungsi untuk menambah / memasukan data atau record pada database.
  • Delete :  merupakan perintah yang berfungs untuk menghapus data pada database.
  • Update : merupakan perintah yang berfungs untuk merubah atau memperbaharui data pada database.
  • Call : 
  • Do : 
  • Handler : 
  • Load Data Infile :
  • Replace : 
  • Select : merupakan perintah yang berfungs untuk melihat atau menampilkan data pada database.
  • Truncate :
Contoh perintah DML :
INSERT INTO nama_table VALUES ('123456','DONI','JAKARTA');
UPDATE nama_table SET NAMA='BUDI' WHERE ALAMAT='JAKARTA');

Untuk DDL (Data Definition Language) akan dijelaskan pada akan dijelaskan disini Pengertian DDL (Data Definition Language)
Read More